Hypnosis & NLP

Hampir semua yang ada didunia ini adalah hasil dari pada sebuah proses modeling,misalkan saja keberadaan helikopter yang tidak lain karena ilmuan yang menemukanya terinspirasi dari seekor capung yang akhirnya dimodel dengan kemajuan teknologi sehingga terciptalah helikopter.atau mungkin dibidang lain,khususnya kemajuan ilmu pengetahuan yang tidak lain adalah satu rentetan dimana munculnya suatu pengethuan baru pastilah berlandaskan pengetahuan sebelumnya dan mungkin anda lebih mengenalnya dengan kata referensi,tapi perlu anda ketahui jika referensi itu adalah syarat untuk melakukan modeling,dan tak selamanya modeling terbatas pada kesamaan rupa atau model dari role model itu sendiri.melainkan modeling dapat lebih sempurna ketika seseorang yang mengingikan suatu hal atau pecapaian yang baik kemudian memodel yang sudah ada dan bahkan membuatnya makin sempurna dengan memberikan model tambahan.atau yang lebih sering orang-orang sebut ATM (Amati -Tiru dan Modifikasi).

didalam NLP Modeling memiliki tempat tersendiri dari hati para NLP-ers karena NLP sendiri muncul atas proses Modeling dari sosok yang excellent dibidang Pemberdayaan diri khususnya therapy yakni Virginia Satir,Frizt Perl dan Milton H Erickson.hasil dari memodel tokoh tersebut yang kemudian melahirkan pengetahuan yang kini kita sebut dengan NLP.dan berangkat dari berbagai peristiwa tersebut,membuat saya sendiri sebagai praktisi NLP sangat sadar jika dengan modeling seorang praktisi NLP akan lebih cenderung cepat dalam memahami suatu hal dan mewujudkan sesuatu yang diinginkanya didalam hidupnya.

ini seperti disaat anda menyukai suatu makanan misalkan Nasi Goreng Mas Kumis,dimana mungkin anda hampir setiap hari menyantap Nasi Goreng diwarung mas Kumis yang memiliki rasa khas ,hingga suatu saat anda mencoba membuat Nasi Goreng dengan mendownload resep dari google,namun saya dapat memastikan jika rasanya tidak akan sama dengan buatan mas Kumis,bahkan jauh berbeda.namun jika anda datang kepada mas Kumis kemudian memintanya untuk mengajari anda membuat nasi Goreng,dan anda mulai memperhatikan setiap penjelasan mas Kumis,mulai dari takaran bahan,lama waktu goreng hingga cara ngaduknya pun anda perhatikan secara detail,bahkan jika perlu jumlah tetesan keringat yang jatuh juga anda perhatikan (hehehehe). dan jika anda telah memperhatikan semuanya dan sangat paham secara detail,maka saat anda mempraktekkanya maka rasa nasi goreng buatan anda dapat memilikin rasa yang sama dengan buatan pak kumis kesamaanya berada pada presentase 90 % bahkan 100% atau mungkin nasi goreng anda bisa lebih baik dan lezat rasanya.dan bahkan dimasa sekolah beberapa orang sering melakukan modeling,misalkan saya saat ujian,terkadang memodeling hasil pekerjaan teman yang lebih pintar,biasa disebut nyontek hahahaha.kalau teman jawabanya benar pastilah yang nyontek juga benar demikian sebaliknya.(maaf samplenya sedikit ngawur)hahaahha.

seperti itulah Spirit Modeling bagi saya selaku praktisi NLP,sehingga dalam proses mencapai tujuan saya merasa lebih dimudahkan,dan modeling dapat menjauhkan anda dari kegagalan,ini adalah salah satu konsep dalam buku sederhana saya “The Power of gagal”.nah tentu anda juga sangat menginginkan kemudaha dalam segala hal yang anda lakukan dan ingin capai ? olehnya itu modeling adalah salah satu strategy yang dapat anda coba.

didalam NLP,modeling tidak hanya sebatas memodel pada konteks Strategy seseorang dalam mencapai suksesnya,bahkan Modeling dapat anda gunakan untuk memodel kepribadian seseorang (Secara Psikologis) sehingga anda akan memiliki peta mental yang serupa dengan sosok yang anda model.misalkan saja anda ingin percaya diri dalam berpublic speaking,kemudian anda bisa memodel Mario Teguh atau tokoh lainya yang anda anggap sesuai dengan yang anda inginkan dan anda tahu tentang tokoh tesebut.maka dengan melakukan modeling pada sosok yang anda inginkan itu maka anda akan dapat menjadi seperti tokoh itu juga yang pada konteks ini membuat anda percaya diri berpublic speaking. didalam Hipnotherapi Modeling dikembangkan ke teknik Therapy yang biasa disebut  Role Model dan di dalam NLP dikenal juga Deep Trance Identification (DTI).konsep Role Model didalam Hipnosis juga dapat diterapkan pada permainan stage Hipnosis seperti yang pernah dilakukan oleh Ferdians di acara salah satu stasiun TV dimana saat itu mas Ferdians menghipnotis Alm.Olga menjadi sosok giring hingga sosok pria maco yang perkasa.itu merupakan bagian dari modeling.

Prinsip sederhananya adalah “Jika Orang lain bisa maka andapun bisa,cukup lakukan seperti yang mereka lakukan sehingga hasil yang mereka capai juga dapat anda capai” tentu jika anda memiliki kesamaan tujuan (outcome) dengan sosok yang anda ingin model.dan dalam melakukan modeling anda juga perlu memahami System Representase yang didalamnya terdapat fungsi indrawi,ini menjadi alat bagi anda untuk dapat memahami secara detail sosok yang ingin anda model.

“Lakukan yang mereka lakukan maka hasil yang anda dapatkan akan sama”

[Amran MF]

semoga artikel sederhana ini dapat bermanfaat bagi anda,terima kasih dan salam pembelajar. :)

January 8, 2016

NLP Modeling

Hampir semua yang ada didunia ini adalah hasil dari pada sebuah proses modeling,misalkan saja keberadaan helikopter yang tidak lain karena ilmuan yang menemukanya terinspirasi dari seekor capung […]
January 7, 2016

Frame dan ReFrame dalam NLP

Suatu hari Adit dan Wahyu sedang liburan bersama rekan-rekan komunitasnya,mereka liburan ke pulau bali yang terkenal dengan keindahan panorama alamnya,beberapa hari mereka berada dipulau bali,disana mereka […]
January 5, 2016

Closing dalam hitungan detik dengan NLP

jika anda adalah seorang yang berprofesi sebagai sales,marketing,pebisnis dan sejenisnya maka artikel ini adalah bacaan yang menarik untuk anda ketahui.beranjak dari keresahan beberapa sahabat saya yang […]
January 4, 2016

Conversational Postulates dalam NLP

Conversational Postulates dalam NLP adalah sebuah pola komunikasi yang bertujuan untuk menyamarkan kalimat perintah melalui pola bahasa yang berupa pertanyaan,namun cenderung direspon dengan tindakan.hal ini dimaksudkan […]